Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno Gandeng DLH Sukoharjo dalam Pembinaan Lapangan Pengelolaan Limbah B3

Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno Gandeng DLH Sukoharjo dalam Pembinaan Lapangan Pengelolaan Limbah B3

Pendahuluan: Komitmen Klinik Terhadap Kesehatan dan Lingkungan

Kesehatan masyarakat tidak bisa dipisahkan dari kesehatan lingkungan. Klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan bukan hanya berperan dalam memberikan layanan medis, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga lingkungan tetap bersih, aman, dan terbebas dari pencemaran. Salah satu isu penting dalam dunia kesehatan adalah pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dihasilkan dari aktivitas medis sehari-hari.

Klinik Pratama dr. Arief Wahyu Soekarno, sebuah klinik 24 jam di Sukoharjo yang telah mendapatkan akreditasi Paripurna, menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukoharjo dalam kegiatan Pembinaan Lapangan Pengelolaan Limbah B3, yang dilaksanakan pada 9 September 2025.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penyembuhan pasien, tetapi juga peduli terhadap keselamatan lingkungan sekitar. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan klinik dapat mengelola limbah medis sesuai standar, mengurangi risiko pencemaran, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.


Latar Belakang: Pentingnya Pengelolaan Limbah B3 di Fasilitas Kesehatan

Setiap fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, klinik, maupun puskesmas, menghasilkan limbah medis setiap hari. Limbah tersebut tidak hanya berupa sampah biasa, melainkan juga termasuk kategori limbah B3. Limbah B3 ini mencakup jarum suntik bekas, perban terkontaminasi darah, sisa obat-obatan, cairan kimia, hingga material laboratorium.

Jika tidak dikelola dengan benar, limbah ini bisa menimbulkan berbagai risiko:

  • Risiko kesehatan: penularan penyakit melalui jarum bekas, infeksi bakteri atau virus, serta paparan bahan kimia berbahaya.
  • Risiko lingkungan: pencemaran air, tanah, dan udara akibat pembuangan limbah medis yang tidak sesuai prosedur.
  • Risiko hukum: fasilitas kesehatan dapat dikenai sanksi jika terbukti melanggar aturan pengelolaan limbah B3.

Menyadari hal ini, Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno bersama DLH Sukoharjo mengadakan pembinaan langsung di lapangan. Program ini bertujuan agar seluruh tenaga medis dan pengelola klinik memahami prosedur pengelolaan limbah yang benar, sesuai regulasi pemerintah, dan ramah lingkungan.


Jalannya Kegiatan: Kolaborasi Klinik dan Dinas Lingkungan Hidup

Acara pembinaan berlangsung pada Selasa, 9 September 2025 di area Klinik Pratama dr. Arief Wahyu Soekarno yang beralamat di Jl. Ciu No. 2, Telukan, Grogol, Sukoharjo. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo, tim manajemen klinik, serta para tenaga medis yang sehari-hari berhadapan langsung dengan limbah medis.

1. Penyuluhan dan Edukasi

Dalam sesi penyuluhan, tim dari DLH menjelaskan tentang jenis-jenis limbah B3, cara pemilahan, penyimpanan sementara, hingga metode transportasi dan pemusnahan. Materi ini sangat penting agar tenaga medis tidak hanya fokus pada aspek klinis, tetapi juga memahami dampak lingkungan dari setiap tindakan medis yang dilakukan.

2. Simulasi Lapangan

Setelah sesi penyuluhan, dilakukan simulasi lapangan mengenai pemilahan limbah medis. Petugas klinik diajarkan cara membedakan sampah medis dengan sampah umum, penggunaan wadah khusus berwarna kuning untuk limbah infeksius, serta penyimpanan jarum suntik bekas pada safety box.

3. Evaluasi Sistem Pengelolaan

DLH juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah yang sudah ada di klinik. Mereka meninjau tempat penyimpanan limbah sementara, jalur transportasi limbah, hingga dokumen administrasi yang wajib dimiliki oleh klinik sesuai dengan aturan Kementerian Lingkungan Hidup.

4. Diskusi dan Rekomendasi

Di akhir kegiatan, dilakukan diskusi antara pihak klinik dan DLH. Beberapa rekomendasi diberikan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah, seperti:

  • Penambahan fasilitas penampungan limbah sementara.
  • Pelatihan rutin bagi staf medis.
  • Peningkatan kerja sama dengan pihak ketiga yang berizin dalam pemusnahan limbah B3.

Dampak Positif bagi Klinik dan Masyarakat

Kegiatan pembinaan ini memberikan dampak positif, baik bagi klinik, tenaga medis, maupun masyarakat sekitar.

  1. Bagi Klinik
    • Klinik semakin profesional dengan pengelolaan limbah sesuai standar.
    • Mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat.
    • Memperkuat posisi sebagai klinik unggulan di Sukoharjo yang bukan hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga peduli lingkungan.
  2. Bagi Tenaga Medis
    • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan limbah medis.
    • Mengurangi risiko kecelakaan kerja akibat paparan limbah berbahaya.
    • Mendorong budaya kerja yang lebih higienis dan aman.
  3. Bagi Masyarakat
    • Lingkungan sekitar klinik lebih terjaga dari pencemaran.
    • Meningkatkan rasa aman saat berkunjung ke klinik.
    • Mendukung terciptanya Sukoharjo Sehat dan Bersih.

Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno: Klinik Paripurna dengan Layanan Lengkap

Klinik Pratama dr. Arief Wahyu Soekarno dikenal sebagai salah satu klinik terbaik di Sukoharjo. Berlokasi strategis di Telukan, Grogol, klinik ini mudah diakses oleh masyarakat sekitar.

Beberapa layanan unggulan yang tersedia di klinik ini antara lain:

  • Pelayanan Umum: pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter, serta pengobatan berbagai penyakit.
  • Layanan BPJS: terintegrasi dengan BPJS Kesehatan sehingga memudahkan pasien.
  • Klinik 24 Jam: pelayanan gawat darurat dan rawat jalan tersedia sepanjang waktu.
  • Kesehatan Ibu dan Anak: layanan imunisasi, kelas ibu hamil, hingga pemeriksaan tumbuh kembang anak.
  • Laboratorium: pemeriksaan penunjang kesehatan dengan teknologi modern.
  • Apotek Klinik: menyediakan obat-obatan sesuai resep dengan harga terjangkau.

Dengan dukungan tenaga medis profesional dan fasilitas yang lengkap, klinik ini menjadi pilihan utama masyarakat yang mencari klinik terdekat, terpercaya, dan berkualitas di Sukoharjo.


Visi dan Misi: Sehat untuk Semua, Lingkungan Terjaga

Kegiatan pembinaan pengelolaan limbah B3 ini sejalan dengan visi Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno, yaitu:

  • Memberikan layanan kesehatan berkualitas untuk seluruh lapisan masyarakat.
  • Meningkatkan kesejahteraan melalui kesehatan lingkungan yang bersih dan aman.
  • Menjadi klinik percontohan dalam pelayanan medis dan pengelolaan lingkungan di Sukoharjo.

Penutup: Klinik Sehat, Lingkungan Terjaga

Pembinaan lapangan pengelolaan limbah B3 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukoharjo di Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berwawasan lingkungan.

Dengan mengelola limbah medis secara tepat, klinik ini membuktikan diri sebagai klinik paripurna yang tidak hanya peduli pada pasien, tetapi juga pada keberlangsungan lingkungan hidup.

Masyarakat Sukoharjo kini tidak hanya memiliki akses ke klinik 24 jam dengan layanan BPJS, tetapi juga bisa merasa tenang karena klinik pilihan mereka turut menjaga bumi tetap sehat.

Klinik dr. Arief Wahyu Soekarno terus berkomitmen untuk menjadi mitra kesehatan masyarakat, sekaligus pionir dalam pengelolaan limbah medis yang aman dan ramah lingkungan.


๐Ÿ“Œ Informasi Klinik:
๐Ÿฅ Klinik Pratama dr. Arief Wahyu Soekarno
๐Ÿ“ Jl. Ciu No 2, Telukan, Grogol, Sukoharjo
โฐ Layanan 24 Jam
๐Ÿ“ž wa 082225155873
๐ŸŒ instagram @klinik.dr.arief

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Post


  • Menjaga Kesehatan Anak di Era Modern


  • Manfaat Baby Spa: Perspektif Ilmiah & Rekomendasi Kesehatan


  • ๐Ÿฆท Manfaat Perawatan Saluran Akar Gigi (Root Canal Treatment)

Have Any Question?

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod

  • (+62)81 122 4341
  • contact@domain.com

082225155873